I  

Menghadiri Diskusi Publik Bawaslu Mamuju

Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang menghadiri diskusi publik yang digelar Bawaslu Mamuju di hotel Matos Mamuju, Kamis 5 maret 2020.

Diskusi yang membicarakan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada tahun 2020 tersebut, Hamdan didaulat sebagai salah satu pembicara utama, bersama perwakilan Bawaslu Mamuju, pemerintah daerah serta dari pihak keamanan.

Menurut Hamdan, Pilkada Mamuju yang dikategorikan rawan tersebut mesti mendapat perhatian serius dari semua pihak. Selain penyelenggara dan pihak stakeholder lainnya, partisipasi masyarakat juga menjadi vital adanya.

"Sebab jika kami, KPU dan Bawaslu, berikut teman-teman dari TNI dan Polri saja yang bekerja untuk Pilkada yang aman dan damai, itu sia-sia tanpa partisipasi masyarakat. Termasuk dari para kandidat," ucap Hamdan.

Hamdan menambahkan, pihaknya telah membangun kesepahaman baik itu dengan Bawaslu, pemerintah daerah, TNI, Polri termasuk dengan peserta Pilkada dalam menjaga kondusifitas daerah menuju gelaran pesta elektoral lima tahunan itu.

"Kami merespon IKP itu. Kami sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait," sambung Hamdan.

Salah satu strategi yang bakal dilakukan, kata Hamdan, ialah dengan mengintensifkan pertemuan baik itu formal maupun non formal dengan sejumlah pihak.

"Kami sudah bertemu dengan Pak Dandim, Pak Wakapolresta Mamuju, termasuk dengan Bawaslu dan Wakil Bupati. Intinya kami bersepakatan untuk lebih sering menggelar pertemuan dalam membincang isu-isu terkait pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini," beber Hamdan.

Hamdan bahkan mengaku bakal menginisiasi pertemuan formal atau non formal dengan para kontestan Pilkada tahun 2020. Harapannya, agar publik pemahaman yang lebih utuh tentang esensi pelaksanaan pesta demokrasi itu.

"Dengan para kandidat pun kami akan lakukan pertemuan yang lebih intens. Ini penting, harapannya agar publik tidak terjebak pada asumsi yang keliru tentang pelaksanaan Pilkada. Agar publik punya pemahaman bahwa persaingan di momen politik merupakan hal yang biasa saja, yang tak elok jika ditanggapi secara berlebihan," pungkas Hamdan Dangkang. (*)

Sumber Foto: Humas Bawaslu Mamuju