I  

Masa Tenang, KPU Imbau Tim Paslon Turunkan APK dan BK

MAMUJU--Masa kampanye bakal berakhir di tanggal 5 Desember 2020. Mulai tanggal 6, tahapan pelaksanaan Pilkada tahun 2020 memasuki masa tenang.

KPU Mamuju berharap, masing-masing tim pasangan calon agar secara suka rela menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) di hari terakhir pelaksanaan kampanye. Akan lebih baik sebelum APK dan BK tersebut diturunkan sebelum KPU, Bawaslu dan Satpol PP bersama pihak kepolisian dan TNI menertibkannya.

"Begitu juga dengan branding yang menempel di kendaraan. Kami imbau supaya itu semua diturunkan secara suka rela. Prinsipnya, di masa tenang ini sudah tidak ada lagi aktivitas kampanye dari masing-masing Paslon," sebut Komisioner KPU Mamuju, Hasdaris dalam Rakor penurunan dan pembersihan APK dan BK di sekretariat KPU Mamuju, Jumat 4 Desember 2020 malam.

KPU Mamuju, sambung Hasdaris, berencana mengajak pihak kepolisian, TNI, Bawaslu, Satpol PP serta perwakilan masing-masing pasangan calon untuk berpatroli pada tanggal 6 Desember pukul 00.00. Agenda tersebut sekalighus sebagai pembuktian tentang keseriusan semua pihak dalam mewujudkan masa tenang yang benar-benar bersih dari aktivitas kampanye dalam bentuk apapun.

"Termasuk yang kami minta adalah akun-akun media sosial yang telah didaftarkan ke kami itu wajib untuk tak lagi mengunggah agenda-agenda kampanye apapun. Kami pun bakal menurunkan iklan kampanye yang kami fasilitasi di sejumlah media," pungkas Hasdaris, Komisioner KPU Mamuju divisi hukum dan pengawasan itu.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Mamuju, Kompol M Imbar menegaskan kesiapannya mengamankan proses penertiban APK dan BK tersebut. Pun jika Bawaslu dan Satpol PP yang akan menurunkannya, Kompol M Imbar memberi garansi keamanan atas kegiatan itu.

"Kami nyatakan kami sudah siap. Hanya tugas kami sekadar mengamankan. Kami tidak terlibat langsung. Mengamankan orang yang bersama-sama melakukan pembersihan APK dan BK. Kecuali kalau ada yang mencoba mengganggu proses tersebut, nah kami baru akan turun tangan," demikian Kompol M Imbar. (*)